PELATIHAN & SERTIFIKASI OPERATOR FORKLIFT SERTIFIKASI KEMNAKER RI

Yogyakarta l 27 – 30 Januari 2020 l 08.00-16.00 WIB
DESKRIPSI

Operator Forklift – Forklift sangat penting untuk mengangkat dan memindahkan barang dengan mudah dan cepat, yang biasanya memerlukan banyak tenaga dan waktu yang lama bila diangkat secara manual. Kenyamanan dan kemudahan yang diberikan dengan menggunakan forklift ini juga mengandung resiko yang perlu menjadi perhatian baik oleh operator maupun orang yang bekerja di sekitarnya. Forklift modern adalah mesin yang mengagumkan.

Forklift sebagian besar lebih berat dari mobil atau truk yang ringan, santa kuat, menggunakan kemudi roda belakang, lebarnya kurang dari 120 cm. Tidak semua orang boleh mengoperasikan forklift. Mengoperasikan forklift merupakan pekerjaan khusus yang memerlukan pelatihan dan ijin sebagai operator yang berkualitas. Mengoperasikan forklift adalah pekerjaan yang penting dan hanya operator yang terlatih dan mendapat ijin saja yang boleh mengoperasikannya.

Operator Forklift yang Professional merupakan suatu keharusan yang diminta oleh perusahaan, selain harus menguasai dasar-dasar Forklift, seorang operator juga harus tahu bagaimana melakukan pengoperasian Forklift dengan benar, mereka juga harus menguasai perawatan terhadap mesin-mesin Forklift. Ketika perusahaan memilih operator forklift, harus dipertimbangkan kemampuan, kemandirian, dan kondisi mental dan fisik yang prima dari calon operator. Operator yang ahli dan profesional harus tahu bagaimana mengoperasikan forklift dengan hati-hati dan selamat, serta dapat bereaksi dengan benar terhadap situasi yang berbahaya. Untuk dapat menjadi operator yang ahli dan profesional banyak hal yang harus dipahami, diantaranya sebagai berikut:

  1. Bahaya-bahaya yang umum saat mengoperasikan forklift
  2. Kelengkapan keselamatan yang ada pada forklift
  3. Batas berat maksimum yang boleh diangkat dan keseimbangan beban
  4. Posisi garpu saat memindahkan barang dan melalui jalan tanjakan atau turunan
  5. Mengangkat beban yang menghalangi pandangan
  6. Kondisi jalan yang dapat dilalui sesuai dengan jenis forklift yang digunakan
  7. Keadaan fisik forklift dan cara melakukan pemeriksaannya, dan sebagainya.

Operator yang ahli dan profesional merupakan kunci utama untuk pengoperasian forklift yang selamat dan efisien.

Peraturan Menteri tenaga Kerja No. Per.05/MEN/1985 tentang Pesawat Angkat dan Angkut, Pasal 4 mengatur setiap pesawat angkat dan angkut harus dilayani oleh operator yang mempunyai kemampuan dan telah memiliki keterampilan khusus tentang Pesawat Angkat dan Angkut. Untuk itu, pelatihan bagi operator forklift merupakan suatu keharusan untuk memastikan bahwa operator tersebut sudah memiliki keahlian dan keterampilan dalam mengoperasikan forkliftnya dengan selamat dan profesional sehingga tidak menimbulkan kecelakaan dan kerugian berupa cidera pada diri mereka sendiri dan orang lain, ataupun merusak peralatan serta material.

TUJUAN

Dalam Pelatihan ini peserta akan diberikan pengetahuan dan keterampilan dasar secara terpadu dalam pengoperasian Forklift, setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta akan:

  1. Melaksanakan Ketentuan dan perundang-undangan sesuai dengan keselamatan kerja pada forklift.
  2. Mengoperasikan forklift dengan benar sesuai standar dan peraturan yang berlaku serta syarat-syarat keselamatan kerja
  3. Mengenal dan membaca daftar beban
  4. Melakukan pemeriksaan dan perawatan harian
  5. Mengenal dan mengetahui fungsi komponen forklift
MANFAAT

Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan mampu :

  1. Menjelaskan dan melaksanakan peraturan dan perundangan yang berlaku
  2. Menjelaskan prinsip kerja, jenis, rancang bangun dan membaca daftar beban dengan akurat
  3. Mengoperasikan forklift sesuai anjuran keselamatan kerja
  1. Melaksanakan perawatan, pemeriksaan keliling dan harian sesuai anjuran pabrik
  2. Menjelaskan sistem hidrolik beserta perlengkapannya pada sebuah forklift
MATERI

MATERI PEMBINAAN OPR. FORKLIFT

KELAS I (Kapasitas lebih dari 15 Ton)

KELAS II (Kapasitas kurang dari atau sama dengan 15 Ton)

NO MATERI Kelas I Kelas II
KELOMPOK DASAR
1. Kebijakan dan dasar-dasar K3 4 2
2. Peraturan Perundang-undangan 6 4
  1. Undang-undang No 1 Th. 1970
  1. Permenaker No. 05/Men/1985
  1. Permenaker No. 09/Men/VII/2010
KELOMPOK INTI
1. Pengetahuan dasar forklift 2 2
2. Pengetahuan tenaga penggerak dan hidrolik penggerak 2 2
3. Perangkat keselamatan kerja (safety devices) 2 2
4. Sebab-sebab kecelakaan 2 2
5. Memperkirakan berat beban 2 2
6. Pengoperasian aman 4 2
7. Perawatan dan pemeriksaan harian 2 2
KELOMPOK PENUNJANG
1. Pengetahuan Job Safety Analysis 2
2. Stabilitas 2
UJIAN
1. Teori 2 2
2. Praktek 8 8
Jumlah 40 30
METODE
  1. Penyampaian Materi
  2. Diskusi
  3. Studi Kasus
  4. Presentasi Kelompok
PERSYARATAN PESERTA
  1. Agar efektifitas dan target pelatihan tercapai secara maksimal, maka diharapkan peserta pelatihan hendaknya operator forklift dan personil terkait yang telah berpengalaman dalam pengoperasian sebuah forklift. Pelatihan ini juga baik untuk penyelia/supervisor dari operator forklift.
  2. Pendidkan terakhir minimal SLTA
  3. Ijazah terakhir
  4. Surat rekomendasi perusahaan
  5. Membawa Foto Copy Kartu Identitas
  6. Membawa Pas Foto 4×6, 2×3 masing-masing 3 lembar (background merah)
FASILITAS
  1. Penjemputan Kedatangan (Khusus Peserta Luar Kota)
  2. Sertifikat Kemnaker RI
  3. Modul (Hard dan Softcopy materi)
  4. Training Kit
  5. 2x coffe break, 1x lunch
  6. Antar jemput selama training (Khusus Peserta Luar Kota)
  7. Souvenir
  8. Dropping Kepulangan (Khusus Peserta Luar Kota)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.